Senin, 18 Juni 2012

KAMU TAK HANYA MIMPI


Celoteh Menggila, karena aku memang sedang memberlalukan masa lalu.

Pagi itu, hanya ada dingin dan resah.
Saat tiba-tiba ada beda yang tak biasa. Aku bersama sederhanaku, Diam dan Menggila. Hingga tersadar, ternyata aku hanya ingin mencari senang.

Saat malam tiba, tak tampak bintang yang biasa.
Ada bulan yang terlihat hanya separohnya saja. Ingin menyinari tetapi enggan. Sama seperti kamu, yang tiba-tiba datang, ikuut terjamah padahal sebenarnya tidak ingin. Aku tahu, kamu sedang bermain. Tapi aku tetap  suka.

Dulu, kita suka membahas hujan dan masa lalu. Hingga terlontarkan kisah baru antara hujan dan dinginnya malam. Saat gemericik sungaipun ikut bercerita. Mengalun dan mengiringi kisah yang tak terduga. Meski begitu, aku tahu banyak hal  yang di sengaja. Aku tahu banyak hal tentang sosok lelaki sepertimu.

Mungkin kamu bukan yang pertama, tapi kamu juga bukan yang terakhir . kamu hanya sebahagian kecil dari kejam kisahku. Kamu yang tiba-tiba datang bersama resah dan sederhana,  hingga menghilang pun di luar sadarku. Tapi  aku masih tetap suka.

Sekarang, semua kembali seperti semula. Saat belum dan tidak pernah mengenal kamu dan kembali menjalani kisah di lembaran selanjutnya.  Aku bersama Dia, dan kamu bersama? Entah?

Kita pernah sama, tapi sebenarnya kita sedang berbeda.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar