Jumat, 06 Mei 2011

Aku, Kalian dan Inginku


Sengaja ingin kesana hanya untuk see hy dan temu kangen. Sempat berfikir untuk berwisata hati, tapi takut banyak yang sirik (hah…?? Sirik). Tugas Liputan mungkin itu yang utama.
Dan  ketidaksengajaan itupun hadir. Siapa yang bisa menebak takdir. Ternyata sambut hangat mereka membuatku makin merasa istimewa. Yang aku tahu saat itu adalah bersenang-senang dan sengaja ingin menepis semua beban yang ada dipundak. Apa yang mereka tahu tentang ku? Kecuali keceriaan yang wajib kutampakan. Karena aku tidak ingin kelihatan bodoh dan konyol. Apalagi karena masalah-masalah yang sangat tidak penting dan sengaja ingin merusak takdir ku. Tidak mungkin..!!!!
Hingga semua bersambut, aku makin terlena dengan semua keasyikan yang mereka suguhkan. Sungguh.. aku nyaris lupa, sedang apa ku sebenarnya. Menikmati semua kebersamaan dan kenangan yang membuatku merasa semakin berada di atas angin. Sok Imut, kata- kata itu yang sering ku dengar di lontarkan oleh mereka. Aku merasa semakin dekat, meski berbagi dengan orang-orang baru. Yah, orang-orang yang baru menjamah takdirku.
Dalam sekejap, aku bisa menerima mereka masuk dalam kehidupanku. Dengan senang hati ku ucapkan welcome in my life.
Aku hanya ingin membuang penatku. Perlahan tapi pasti aku harus melupakan masa lalu ku. Melupakan???? Mungkinkah bisa??? Kalaupun memang tidak bisa, aku ingin mengesampingkannya dahulu. Biar tidak terlalu terbawa angan-angan. Apa yang ku alami? perjalanan panjang dan dunia baru. Mimpi pun tidak pernah. Pasar terapung, Pulau kembang, Barito, Loksado, Haratai, Kinday dan Unlam. Semua membekas.
Saat tiba-tiba aku turut dalam kebodohanmu yang kemudian itu juga menjadi inginku. Nyaris stepar, tak mengapa karena itu memang inginku. Sekali lagi..! aku hanya ingin menepis beban yang sebenarnya sejak dulu ingin ku buang. Aku malu rasanya jika harus menampakan sesuatu yang sangat konyol dan miriis.
Namun yang paling mengiris saat aku mengingat 4 huruf ini, yah.. PPMI. Masih terbayang, beberapa tahun lalu saat pertama kali aku menorehkan sejarah untuk nya. Saat aku baru saja akan menerima takdir indah yang tidak pernah kusadari. Saat aku mulai mempelajari perasaan yang belum pernah kuketahui sebelumnya. Belajar menerima tantangan dan mempertahankan sesuatu yang sama sekali tidak ku pahami maknanya. Aku banyak menemukan hal-hal baru disana. Teman, pengalaman, pengetahuan, jaringan dan C… (sensor, aahh). Hingga aku tersadar, itu adalah anugerah. (aahhh,, sok melankoliiis)
Dan Astajiiiimm. Aku lupa kalau ada yang membatasiku. Mungkin kah akan sampai semua anganku…???
Saat semua hampir usai, tiba-tiba aku merasa ada yag lain?? Seakan tidak rela dan  tidak ikhlas. Loh,, kok????? Ada yang beda antara dulu dan sekarang. Mas brow, mbak sist, cuy, beibhy dan semuanya. Aku sedang berpikir apa takdir bisa mempertemukan kita lagi??
Mengapa kekhawatiranku selalu datang.???  Temen-temen ku… aku berharap penuh agar takdir berpihak padaku kali ini. Mohon doanya semua. Untuk 1 tahun,, yah hanya untuk 1 tahun, aku masih harus berjuang dan bertahan. Untuk ku dan takdir ku. Karena hanya Tuhan yang tahu akan seperti apa akhirnya.
Harapku, aku tidak ingin takdir mengakhiri semua sedangkan aku masih sangat ingin bersama. Terimakasih untuk semua, banyak membuatku memahami arti kebersamaan…

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar