Rabu, 08 Juni 2011

Mengapa Harus Cantik?

Mereka lebih suka di katakan Cantik dari pada di Katakan Cerdas...


Wanita memang identik dengan penampilan dan kecantikan. Bukan karena aura dari dalam diri namun kecantikan fisik yang paling di utamakan. Mengapa wanita lebih memilih cantik daripada cerdas? Pertanyaan ini timbul karena kebanyak lelaki lebih mencari wanita cantik, bukan wanita cerdas. Pertimbangan pertama saat mendekati sorang wanita adalah penampilan fisik. Cantik, molek, seksi, bohay dan semua kata-kata indah tentang wanita yang dilihat dari kondisi fisiknya.

Mengapa wanita lebih memilih cantik daripada cerdas?

Dan itulah yang menjadi alasan wanita lebih mempercantik diri dibanding mempercantik kecerdasannya. Ditambah lagi dengan kesimpulan tumpul, wanita yang tidak cerdas-cerdas amat bisa bisa dikendalikan dengan mudah oleh lelaki. Klop sudah pemahaman tumpul dari alasan yang sangat tidak mendasar (suatu kesimpulan yang salah kaprah).

Bodohnya, wanita semakin menikmati pemahaman tumpul ini. Tidak tahukah jika sebenarnya wanita sedang diperdagangkan (yah, bahasa kasar nya seperti itu). Sebagai  contoh, coba lihat  iklan di TV. Setiap lini dan setiap sisi, iconnya adalah wanita, padahal tema yang diambil kadang tidak sesuai dengan peran dan definisi kelembutan wanita. Hanya dengan alasan agar memiliki daya tarik dan keindahan.

Seorang wanita telah ditakdirkan oleh Tuhan untuk menjadi seorang Ibu. Dengan mengemban amanah yang sangat besar seorang ibu tidak hanya wajib mewariskan kondisi fisik yang oke, 80% peran ibu menjadi penentu dalam pembentukan karakter anak. Peran wanita cerdas dan lihai sangat berpengaruh dalan kondisi ini. Bukankah ada pepatah yang mengatakan “buah jatuh tidak jauh dari pohonnya”.

Nah, kini yang menjadi pertanyaan, wanita seperti apa yang dikatakan cerdas? Apa wanita yang lolos dalam setiap audisi pemilihan miss dan putri  bergengsi, atau wanita yang lulus studi dengan nilai tertinggi? Siapa yang bisa menerka, terkadang banyak wanita yang lebih mengejar popularitas daripada menjadi wanita memiliki daya guna (wanita yang tidak punya Ini Itu, tetapi bisa ini itu), atau wanita yang bisa saja membeli nilai dari sebuah institusi agar mendapat peringkat terbaik. Oke. Anda (wanita) memang pintar, dan memiliki segudang pengetahuan dan pengalaman. Mungkin ada sedikit perbedaan antara pintar dan cerdas.

Kepintaran adalah kemampuan Anda dalam menyerap informasi. Ketika Anda mampu membaca dan mengambil ilmu pengetahuan dari buku atau informasi yang Anda serap, Anda cukup pintar. Akan tetapi, kepintaran berhenti disitu saja. Orang pintar memiliki banyak pengetahuan, dan kadang menghambatnya dalam pengambilan keputusan, karena pengetahuan yang banyak itu memberikan banyak informasi. Bisa juga pengelolaan kepintaran yang salah bisa membawa petaka bisa di salah gunakan seperti tersebut di atas.

Kecerdasan adalah kemampuan mengelola kepintaran. Orang yang sukses kadang orang yang tidak terlalu pintar, akan tetapi bisa mengelola orang pintar. Kecerdasan membuat Anda tahu siapa orang pintar yang cocok mengerjakan jenis pekerjaan tertentu. Kecerdasan membuat Anda bisa mengambil keuntungan dari kombinasi kepintaran.

Kembali ke topik awal kenapa kebanyakan wanita lebih mengutamakan kecantikan (Kecantikan luar pastinya) di banding kecerdasan (inner beauty).  Seorang wanita cerdas tidak pernah menginjak harkat dan martabat laki2, wanita cerdas sudah pasti tahu mana yang terbaik. Wanita cerdas pastinya selalu menharapkan keridhoan dan syurga bukan neraka dan pastinya dia tahu bagaimana dia bisa meraih semua itu.

Sebagai informasi saja seorang laki laki sebenarnya sangat menghargai  wanita cerdas. Semakin indah dan cantiknya wanita, saat itu semakin berani seorang cowok untuk melecehkannya (walau ngga sepenuhnya benar) meskipun begitu kadang cewek malah kadang bangga soal ini.

Sudah saatnya seorang wanita di hargai dan untuk menjadi wanita yang di hargai itu bukan hanya cantik luar tapi yang bisa di harga adalah wanita yang cantik luar dalam dan yang tak kalah penting adalah kecerdasan yang ada dalam dirinya. Dan hal ini di mulai dari wanita itu sendiri, bagaimana dia bisa menghargai diirinya sehingga orang lain terkhusus lelaki bisa memahami tentang peran seorang wanita dalam hidupnya.

Wanita ditakdirkan menjadi khalifah yang mempunyai tanggung jawab dan peran yang sangat besar di dunia ini untuk selalu menjaga alam untuk selalu berbakti kepadanNya. Dan peranan wanita lebih besar dalam hal bagaimana bisa menjadi pencetak generasi yang yang mendatang yang bisa menjaga keseimbangan alam dam mampu mempertanggung jawabkannya pada Yang Maha Kuasa.

Tentang alasan lelaki mendekati wanita karena kelebihan fisik, mungkin harus sedikit bergeser.
Tulisan ini bukan bermaksud memojokan kaum wanita apalagi menyalahkan. Saya sendiri bukan orang cerdas dan pintar bahkan jauh dari itu, namun saya hanya memiliki seuntai pendapat sebagai seseorang yang dilahirkan dari rahim wanita yang bagi saya adalah seorang Ibu yang cerdas dan semoga seorang ibu bagi anakku nanti adalah orang yang cerdas lagi cantik dalam luar. Karena saya juga adalah calon pencetak generasi penyeimbang alam itu.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar